Skip to main content

Logika dan Perasaan



Sebuah rasa yang pernah aku alami ketika pertama kali aku mengenalmu. Biasa saja, memang. Tak ada tanda-tanda bahwa kita akan menjalani ikatan ini. Sungguh aku merasa inilah hidup sebenarnya. Ketika jalan tak bisa dibaca dan sang waktu mulai mempermainkan hati seorang manusia. Apakah itu juga yang kau rasakan?
Aku tak bisa berkata apa lagi. Semua sudah jelas terbukti. Semua sudah ada di ambang mata. Seperti angin dan awan. Angin selalu mencoba menerbangkan awan semaunya tanpa peduli apakah awan mau atau tidak. Kejam pula jika dipikir kepada langit. Dia hanya bisa berdiam diri melihat panorama menyedihkan itu.
Sudahlah, jangan bicara tentang perasaan lagi. Perasaan manusia berhubungan dengan hati. Hati manusia berbeda dengan logika yang dimilikinya. Walaupun perasaan dan logika harus berjalan beriringan, namun mereka sulit sekali untuk bersatu. Mungkin karena perasaan bersifat lemah dan logika bersifat keras layaknya batu.
Perasaan seorang manusia bisa berubah sewaktu-waktu. Hati manusia adalah tempat paling mudah disentuh oleh apapun itu. Manusia yang bisa menyentuh hati manusia lain adalah manusia yang telah ditakdirkan pertemuannya oleh Yang Maha Kuasa. Pertanyaannya adalah, apakah ketika takdir itu berjalan, mungkinkah para manusia yang lain bisa mengubah takdir itu? Jawabannya mudah, tantu saja bergantung pada tingkat rasa percaya yang dimiliki manusia itu sendiri. Mudah kan? Walau susah dijalani.
Bagaimana dengan logika? Katanya dia bersifat keras seperti batu. Memang benar. Anggap logika adalah satu bagian tubuh manusia yang tidak bisa terjamah apapun. Lihat pula bahwa manusia sering menggunakan logika untuk melihat dan menganalisis kenyataan. Karena logika sering digunakan untuk segala hal yang berhubungan dengan kenyataan, itu membuat mainset manusia tentang logika menjadi keras. Bukankah pemikiran itu sudah terbukti?
Logika dan perasaan, dua hal yang berbeda namun sangat dekat dengan takdir. Banyak pula yang beranggapan bahwa logika sering digunakan oleh laki-laki, sedangkan perasaan sering digunakan oleh perempuan. Walaupun tak etis sepertinya jika menyebut seperti itu, kenyataannya memang benar.
Kebanyakan perempuan menggunakan perasaan mereka untuk melihat kenyataan. Itulah mengapa mereka mudah terbawa arus. Parahnya, ketika melihat kenyataan berbeda dengan apa yang dipikirkannya tadi, itu akan membuatnya kecewa berat.
Bagaimana dengan laki-laki? Logikalah yang digunakan oleh kebanyakan laki-laki. Itulah mengapa laki-laki dipandang lebih bisa memiliki naluri seorang pemimpin. Ada kelebihan ada pula kelemahan. Kelemahan ketika menggunakan logika adalah manusia terlihat keras kepala. Dia terkesan tidak peduli dengan orang lain.
Sekali lagi logika dan perasaan adalah dua hal yang berbeda namun sangat dekat dengan takdir. Sebagai seorang manusia, sudah selayaknya bisa memanage keduanya. Manusia harus bisa menentukan kapan akan menggunakan perasaan dan kapan pula akan menggunakan logika. Bukan berarti lebih mementingkan salah satu, tapi manusia harus bisa menyeimbangkan keberaadaan mlogika dan perasaan yang ada dalam dirinya.

Comments

Popular posts from this blog

KATA-KATA JRX SID

Kali ini Prima akan mengutip kata demi kata yang pernah dipermainkan oleh sang penggebuk drum di band perompak, Superman Is Dead. Kata-kata JRX SID Buat yg suka mlesetin 'ormas' dgn 'omas'. Sumpah joke kalian ga lucu. Dibayar pun ga akan ada yg ketawa. Adu petarung terbaik yg dimiliki rakyat dgn petarung terbaik milik ormas. Pakai cara purba ketika berurusan dgn manusia purba. Banyak yg setuju: duel adalah cara efektif mengusir ormas dari RI. Saya juga yakin, ormas akan menolak cara itu dgn sejuta alasan. Susah debat sama ormas. Mending ajak duel satu-satu, yang kalah keluar dari Indonesia. Cuma itu bahasa yg mereka mengerti. Kalian yg koar2 menuduh SID menjual fashion ketimbang musik, saya tanya balik, CD SID kalian apakah original? Band bukan parpol. Kalau parpol senang kaos nya di dibajak, band (yg ga berpikir spt parpol) akan kesal jika kaos nya dibajak. Baru saja mengalami pengalaman yg cukup sinematik: mengendarai ombak di bawah hujan lebat. It was fuk...

Semester Dua Digit

Tidak ada yang abadi. Kupikir itu salah. Setiap kenangan dapat diabadikan dengan berbagai cara. Walaupun di waktu tua nanti kita sudah tak bisa mengingat tentang apa itu, akan ada saatnya foto berbicara. Salah satu cara membingkai kenangan adalah dengan foto. Abadi. Satu foto bisa menyimpan banyak memori. Tawa, canda, tangis, haru, semuanya. Semester Dua Digit. Judul itu sudah lama terngiang di kepalaku. Apakah aku menunggu judul itu tertulis di salah satu file laptopku? Kok rasanya aku menantikan tingkat semester tua itu. Angkatan 2010, semester 10, semoga kami bisa lulus tahun 2015 ini di bulan 10. Aamiin. Entah sudah berapa banyak cerita yang menunggu diceritakan kelak. Halaman blog ini terlalu lemah untuk menampung gema ceritanya. Selalu, ada yang terbaik di antara segala hal. Tidak pasti yang terbaik hanya satu, tapi bisa lebih dari satu. Jika semua hal bisa menjadi yang terbaik, kenapa tidak? Ini cerita kami. Selamat menikmati kebersamaan kami. Kebersamaan se...

Seberkas Doa di Ujung Malam

Hai, semoga kebaikan menghampiri selalu. Lama kita tidak bertemu. Sungguh aku menantikan pertemuan itu. Pernyataan rindumu yang selalu menggema di ujung senjaku. Menemani perjalanan pulang usai bergelut dengan peluh. Duniaku turut menyambut. Tahukah kamu, malam ini aku menulis ini ditemani lagu-lagu orkestra klasik dan segelas kopi hitam dengan takaran tiga banding satu. Tentu kucing hitam manjaku berada tepat di depanku. Sepertinya ia tahu, kawannya ini sedang dirundung rindu. Lihatlah, lidahnya lihai menjilati tubuh berbulu itu. Manjanya semakin menjadi ketika kuusap bagian bawah dagu. Ngomong-ngomong, hidungnya mirip sepertimu. Bolehkan aku menyamakanmu dengan kucing? Bibirnya yang keluar banyak bunyi. Hidungnya kembang-kempis menghisap nyawa bumi. Bola mata lucu membuat detak jantung memburu. Tingkah menggemaskan menumbuhkan candu. Tak ingin lepas, ia datang duduk di pangku. Hai kamu, beristirahatlah. Tidur yang lelap. Lekas membaik dan pulih segera. Menghilanglah sakit yang dideri...