Skip to main content

Cinta

Malam bergeming khitmat. Bulan gemintang tampak malu dalam balutan mega. Angin berhembus pelan membisik. Meracuni pori-pori. Mengendap ke ulu hati. Kau tahu apa yang ia isyaratkan? Ya, rindu.

Di dalam hati ini ada kemelut abu-abu yang sedari tadi tiada pergi. Tanpa basa-basi ia hadir. Tanpa permisi ia mendapati seseorang sedang terjatuh. Seorang anak manusia yang terjatuh ke dalam jurang yang ia ciptakan sendiri. Dalam imaji.

Kau, tahukah kau, di luar sana ada banyak gugusan bintang yang tak bisa kita lihat dengan mata telanjang. Di luar sana pula ada banyak badai menerjang murka. Tapi, apa kau tahu juga, di dalam sini, di tubuh ini, di jiwa ini, ada hati yang berkilau seperti gugusan bintang dan sedang dilanda badai bak murkanya langit. Tepat di sini, kau akan rasakan detak jantung yang beriringan dengan berapa kali aku sebut namamu. Akan kau dengar pula bisikan sendu pilunya rindu menderu.

Sakit dan bahagia, itulah jatuh cinta. Dua hal berlawanan yang diciptakan oleh satu hal yang sama. Aku sakit kala merindumu. Aku bahagia karena kau masih aku rindu. Aku sakit memendam cemburu. Aku bahagia karena aku tahu, aku selalu ada rasa padamu.

Bukankah yang aku rasakan itu indah? Jatuh cinta memang indah. Dan kau tahu, seiring datangnya kasih sayang, seseorang akan menanggung risiko kebencian. Tapi, aku tak akan membenci apapun tentangmu. Aku hanya akan mencintaimu. Sampai aku memilikimu.

Perasaan ini tumbuh begitu saja. Tanpa aba-aba, tanpa diduga.

Jatuh cinta. Hanya kita yang rasa.

Comments

Popular posts from this blog

KATA-KATA JRX SID

Kali ini Prima akan mengutip kata demi kata yang pernah dipermainkan oleh sang penggebuk drum di band perompak, Superman Is Dead. Kata-kata JRX SID Buat yg suka mlesetin 'ormas' dgn 'omas'. Sumpah joke kalian ga lucu. Dibayar pun ga akan ada yg ketawa. Adu petarung terbaik yg dimiliki rakyat dgn petarung terbaik milik ormas. Pakai cara purba ketika berurusan dgn manusia purba. Banyak yg setuju: duel adalah cara efektif mengusir ormas dari RI. Saya juga yakin, ormas akan menolak cara itu dgn sejuta alasan. Susah debat sama ormas. Mending ajak duel satu-satu, yang kalah keluar dari Indonesia. Cuma itu bahasa yg mereka mengerti. Kalian yg koar2 menuduh SID menjual fashion ketimbang musik, saya tanya balik, CD SID kalian apakah original? Band bukan parpol. Kalau parpol senang kaos nya di dibajak, band (yg ga berpikir spt parpol) akan kesal jika kaos nya dibajak. Baru saja mengalami pengalaman yg cukup sinematik: mengendarai ombak di bawah hujan lebat. It was fuk...

Sisa Ruang Tak Terisi

Sunyi kini penghuni tetap. Menyelinap di sela uap kopi yang mendingin sendiri. Aku mengeja pagi tanpa serak suaramu. Menyusun hari tanpa ledakan tawamu. Dulu tiap sudut adalah panggung kita. Dapur riuh, ruang tamu penuh rencana. Kini benda-benda membeku menjadi galeri. Menyimpan sidik jarimu yang perlahan mati. Jemari masih sering sontak mencari. Menyentuh sisi ranjang yang kehilangan matahari. Lalu sadar, rutinitas itu telah patah. Meninggalkan aku gagap di antara puing pecah. Bukan perkara melupakan nama, namun belajar berhenti menoleh saat ada tawa ingin dibagi. Melangkah tanpa tangan yang menuntun. Menata hati serupa rumah yang baru saja ditimbun. Aku tak lari dari luka ini. Hanya berjalan pelan memunguti serpihan diri. Kelak semoga sunyi tak lagi mencekik leherku. Saat mengenangmu tak lagi meruntuhkan seluruh duniaku.

Seberkas Doa di Ujung Malam

Hai, semoga kebaikan menghampiri selalu. Lama kita tidak bertemu. Sungguh aku menantikan pertemuan itu. Pernyataan rindumu yang selalu menggema di ujung senjaku. Menemani perjalanan pulang usai bergelut dengan peluh. Duniaku turut menyambut. Tahukah kamu, malam ini aku menulis ini ditemani lagu-lagu orkestra klasik dan segelas kopi hitam dengan takaran tiga banding satu. Tentu kucing hitam manjaku berada tepat di depanku. Sepertinya ia tahu, kawannya ini sedang dirundung rindu. Lihatlah, lidahnya lihai menjilati tubuh berbulu itu. Manjanya semakin menjadi ketika kuusap bagian bawah dagu. Ngomong-ngomong, hidungnya mirip sepertimu. Bolehkan aku menyamakanmu dengan kucing? Bibirnya yang keluar banyak bunyi. Hidungnya kembang-kempis menghisap nyawa bumi. Bola mata lucu membuat detak jantung memburu. Tingkah menggemaskan menumbuhkan candu. Tak ingin lepas, ia datang duduk di pangku. Hai kamu, beristirahatlah. Tidur yang lelap. Lekas membaik dan pulih segera. Menghilanglah sakit yang dideri...