Skip to main content

Lekat

Ada saat di mana aku merasa lelah. Waktu-waktu aku berpikir keras tentang apa yang harus dilakukan. Seberapa cepat aku berjalan, tujuan tak juga terlihat. Seberapa hati-hati aku melangkah, cahaya tak datang secercah pun. Aku lelah. Aku hilang. Aku pasrah.

Senja hampir setia menemani langkah pulang. Sepanjang perjalanan otakku selalu terisi hal-hal yang entah penting atau tidak. Berbagai isi pikiran muncul seketika, tanpa kuasa. Seperti ilalang di tepian, ia bergoyang pasrah diterpa angin. Begitulah aku yang hanya bisa menerima alur dunia tanpa mampu berontak.

Apakah ingin berubah? Tentu! Bisakah?

Setiap malam dalam mimpiku tak pernah berhenti sedikit pun mata memandangmu. Banyak orang mengakui melihat arti lain melalui caraku menatapmu. Benar. Aku mengakuinya. Begitu teguh rasaku padamu. Sejak saat itu aku rela jatuh ke dalammu. Dalam dekapmu yang amat rengkuh. Dalam harimu yang sungguh semu. Dalam cerita khayal seorang pembual.



Comments

Popular posts from this blog

KATA-KATA JRX SID

Kali ini Prima akan mengutip kata demi kata yang pernah dipermainkan oleh sang penggebuk drum di band perompak, Superman Is Dead. Kata-kata JRX SID Buat yg suka mlesetin 'ormas' dgn 'omas'. Sumpah joke kalian ga lucu. Dibayar pun ga akan ada yg ketawa. Adu petarung terbaik yg dimiliki rakyat dgn petarung terbaik milik ormas. Pakai cara purba ketika berurusan dgn manusia purba. Banyak yg setuju: duel adalah cara efektif mengusir ormas dari RI. Saya juga yakin, ormas akan menolak cara itu dgn sejuta alasan. Susah debat sama ormas. Mending ajak duel satu-satu, yang kalah keluar dari Indonesia. Cuma itu bahasa yg mereka mengerti. Kalian yg koar2 menuduh SID menjual fashion ketimbang musik, saya tanya balik, CD SID kalian apakah original? Band bukan parpol. Kalau parpol senang kaos nya di dibajak, band (yg ga berpikir spt parpol) akan kesal jika kaos nya dibajak. Baru saja mengalami pengalaman yg cukup sinematik: mengendarai ombak di bawah hujan lebat. It was fuk...

RPP Bahasa Perancis (KTSP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan          : SMA Mata Pelajaran               : Bahasa Perancis Kelas/Semester              : XI/1 Keterampilan                  : Membaca Alokasi Waktu               : 1x45 menit STANDAR KOMPETENSI Membaca Memahami wacana tulis berbentuk paparan atau dialog sederhana tentang “La Vie Familliale”. Kompetensi Dasar Membaca 1.        Memperoleh informasi umum, informasi tertentu dan atau rinci dari wacana tulis sederhana secara tepat. 2.        Membaca nyaring kata, frasa dan atau kalimat dalam wacana tulis sederhana secara tepat. Indokator I.           ...

Sisa Ruang Tak Terisi

Sunyi kini penghuni tetap. Menyelinap di sela uap kopi yang mendingin sendiri. Aku mengeja pagi tanpa serak suaramu. Menyusun hari tanpa ledakan tawamu. Dulu tiap sudut adalah panggung kita. Dapur riuh, ruang tamu penuh rencana. Kini benda-benda membeku menjadi galeri. Menyimpan sidik jarimu yang perlahan mati. Jemari masih sering sontak mencari. Menyentuh sisi ranjang yang kehilangan matahari. Lalu sadar, rutinitas itu telah patah. Meninggalkan aku gagap di antara puing pecah. Bukan perkara melupakan nama, namun belajar berhenti menoleh saat ada tawa ingin dibagi. Melangkah tanpa tangan yang menuntun. Menata hati serupa rumah yang baru saja ditimbun. Aku tak lari dari luka ini. Hanya berjalan pelan memunguti serpihan diri. Kelak semoga sunyi tak lagi mencekik leherku. Saat mengenangmu tak lagi meruntuhkan seluruh duniaku.