Skip to main content

Gumong

PPL memberiku banyak kenangan. Mulai dari kenangan bersama teman seperjuangan, murid-murid, guru-guru dan yang paling berharga adalah kenangan dengan gumong (guru pamong). Gumongku bernama Bu Yanis, atau aku biasa panggil Madame Yanis. Beliau baik lhoh apalagi sama anak didiknya yang satu ini. Beliau sering bilang, "Yang namanya belajar itu wajar kalau salah. Jadi kamu jangan pernah takut salah." Kata-kata yang inspiratif.
Nah ini dia foto yang aku ambil pada Rabu, 2 Oktober kemarin. Viewnya di depan ruang guru SMA 2 Semarang.
Dari kiri ke kanan: Olip, Mme. Yanis, Ibu siapa aku lupa namanya hhe ^^, et c'est moi!!

Voilà c’est Mme. Yanis et moi ^^

Olip et Mme. Yanis

Ini dia pasukan guru Perancis Smanda!!! :D
Hmm sebentar lagi PPL berakhir. Sebentar lagi pula cerita ini hanya akan menjadi sebuah nama. Patut atau tidaknya sebuah cerita untuk dikenang bergantung pada jejak apa yang kau torehkan di cerita itu. Di dunia ini memang tiada yang abadi. Banyak hal yang akan berujung pada perpisahan. Yang paling menyakitkan adalah perpisahan itu datang ketika seseorang mulai merasa nyaman dengan lingkungannya. Tapi perpisahan bukanlah akhir. Perpisahan adalah langkah awal seseorang memasuki dunia baru. Dunia di mana dia akan belajar dari kesalahan masa lalu. Dunia di mana dia akan membuktikan bahwa perpisahan lalu tidak akan percuma belaka. Dan saat ini, aku sedang berada di pintu dunia baru itu. 

Comments

Popular posts from this blog

KATA-KATA JRX SID

Kali ini Prima akan mengutip kata demi kata yang pernah dipermainkan oleh sang penggebuk drum di band perompak, Superman Is Dead. Kata-kata JRX SID Buat yg suka mlesetin 'ormas' dgn 'omas'. Sumpah joke kalian ga lucu. Dibayar pun ga akan ada yg ketawa. Adu petarung terbaik yg dimiliki rakyat dgn petarung terbaik milik ormas. Pakai cara purba ketika berurusan dgn manusia purba. Banyak yg setuju: duel adalah cara efektif mengusir ormas dari RI. Saya juga yakin, ormas akan menolak cara itu dgn sejuta alasan. Susah debat sama ormas. Mending ajak duel satu-satu, yang kalah keluar dari Indonesia. Cuma itu bahasa yg mereka mengerti. Kalian yg koar2 menuduh SID menjual fashion ketimbang musik, saya tanya balik, CD SID kalian apakah original? Band bukan parpol. Kalau parpol senang kaos nya di dibajak, band (yg ga berpikir spt parpol) akan kesal jika kaos nya dibajak. Baru saja mengalami pengalaman yg cukup sinematik: mengendarai ombak di bawah hujan lebat. It was fuk...

Semester Dua Digit

Tidak ada yang abadi. Kupikir itu salah. Setiap kenangan dapat diabadikan dengan berbagai cara. Walaupun di waktu tua nanti kita sudah tak bisa mengingat tentang apa itu, akan ada saatnya foto berbicara. Salah satu cara membingkai kenangan adalah dengan foto. Abadi. Satu foto bisa menyimpan banyak memori. Tawa, canda, tangis, haru, semuanya. Semester Dua Digit. Judul itu sudah lama terngiang di kepalaku. Apakah aku menunggu judul itu tertulis di salah satu file laptopku? Kok rasanya aku menantikan tingkat semester tua itu. Angkatan 2010, semester 10, semoga kami bisa lulus tahun 2015 ini di bulan 10. Aamiin. Entah sudah berapa banyak cerita yang menunggu diceritakan kelak. Halaman blog ini terlalu lemah untuk menampung gema ceritanya. Selalu, ada yang terbaik di antara segala hal. Tidak pasti yang terbaik hanya satu, tapi bisa lebih dari satu. Jika semua hal bisa menjadi yang terbaik, kenapa tidak? Ini cerita kami. Selamat menikmati kebersamaan kami. Kebersamaan se...

Seberkas Doa di Ujung Malam

Hai, semoga kebaikan menghampiri selalu. Lama kita tidak bertemu. Sungguh aku menantikan pertemuan itu. Pernyataan rindumu yang selalu menggema di ujung senjaku. Menemani perjalanan pulang usai bergelut dengan peluh. Duniaku turut menyambut. Tahukah kamu, malam ini aku menulis ini ditemani lagu-lagu orkestra klasik dan segelas kopi hitam dengan takaran tiga banding satu. Tentu kucing hitam manjaku berada tepat di depanku. Sepertinya ia tahu, kawannya ini sedang dirundung rindu. Lihatlah, lidahnya lihai menjilati tubuh berbulu itu. Manjanya semakin menjadi ketika kuusap bagian bawah dagu. Ngomong-ngomong, hidungnya mirip sepertimu. Bolehkan aku menyamakanmu dengan kucing? Bibirnya yang keluar banyak bunyi. Hidungnya kembang-kempis menghisap nyawa bumi. Bola mata lucu membuat detak jantung memburu. Tingkah menggemaskan menumbuhkan candu. Tak ingin lepas, ia datang duduk di pangku. Hai kamu, beristirahatlah. Tidur yang lelap. Lekas membaik dan pulih segera. Menghilanglah sakit yang dideri...