2014/01/07

Kembang Api Akhir Tahun

2013 telah berlalu, menjadi percikan-percikan kenangan penuh warna layaknya kembang api. Menggelegar di angkasa di malam penuh tawa. Tak jarang mendatangkan tangis isak air mata dari para pujangga. Denting lonceng menambah syahdunya suasana gemilang itu. Kebersamaan menjadi momen tersendiri yang tidak boleh dilewatkan setiap manusia. Di setiap sudut kota ada saja mereka yang mengumbar kebersamaan. Bersama keluarga, teman, sahabat, bahkan pacar sudah menjadi tradisi di malam yang hanya terjadi sekali setahun ini.

Kembang api menjadi ciri khas malam pergantian tahun di Indonesia. Kenapa dipilih kembang api padahal ada banyak pihak yang menentang penggunaan benda berkilau yang bisa menjadi penghubung maut itu? Mudah saja, pertama, bayangkan kau punya satu kembang api yang biasa digunakan saat tahun baru. Kembang api yang belum dinyalakan ibarat kenangan pahit kita di tahun kemarin. Saat dinyalakan, kembang api akan terbang dan menjelma menjadi kilauan-kilauan warna yang menakjubkan. Kilauan warna itu adalah harapan-harapan di tahun depan nanti. Harapan yang banyak, baru dan tentu lebih baik. Begitulah kembang api, bagaikan kenangan manusia yang siap dilupakan kapan saja. Kasihan ya.

0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © 2010 PRIMAJINASI | Design : Noyod.Com | Images : Red_Priest_Usada, flashouille