2016/07/20

Ulasan Rinduku

Rinduku kali ini sungguh menderu. Tak ada kata sanggup terucap. Tak ada air mata menghujan peluh. Bibir gemetar menahan gemanya. Tak gentar, rindu itu merekah.

Ibu, aku rindu. Untukmu pula ayahku, yang tak dapat kugapai lewat waktu.

0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © 2010 PRIMAJINASI | Design : Noyod.Com | Images : Red_Priest_Usada, flashouille