2015/01/06

Pembatas Buku

Pepatah selalu berkata bahwa buku adalah guru yang baik. Ia tak pernah marah. Ya, ia memang baik. Buku bisa membuat pikiran kita berimajinasi secara liar. Tak jarang jika kita punya penafsiran yang berbeda dengan orang lain, meski membaca buku yang sama.

Kali ini saya tidak akan me-review sebuah buku. Saya ingin menyampaikan beberapa aturan ketika membaca buku.

Sebagai seorang pecinta buku, ada 4 aturan yang harus ditepati dalam buku saya. Peraturan ini juga berlaku untuk orang yang meminjam buku saya.

Darimana orang lain tahu peraturan yang sama buat? Mudah, saya akan mengganti pembatas buku ori dengan milik saya. Pembatas buku ini murni buatan saya. Desainnya juga saya yang buat. Pembatas buku ori akan saya simpan di sebuah kotak yang sengaja saya sediakan untuk menampung pembatas buku yang saya ganti.

Saya tidak mengganti pembatas buku setelah membelinya dan tidak juga selamanya pembatas buku buatan saya yang ada di dalam buku yang saya beli. Saya menempatkan pembatas buku saya ketika ada yang akan meminjam buku saya. Setelah buku itu kembali, tentu saya akan mengembalikan pembatas buku pada tempatnya.

Aturan-aturan itu adalah:

  1. Membuka halaman buku tidak lebih dari 45°;
  2. Dilarang keras untuk melipat halaman;
  3. Dilarang mencoret-coret buku;
  4. Baliklah halaman buku dengan rapi dan
  5. Jangan meminjamkan buku pada orang lain tanpa seizin pemiliknya.
Berikut adalah desain pembatas buku saya. Maaf kalau tidak bagus.
Yuk budayakan membaca ^^



0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © 2010 PRIMAJINASI | Design : Noyod.Com | Images : Red_Priest_Usada, flashouille